dia si gila,hina busuk dan jijik,
stereotaip orang kita,tapi dia manusia kan?
Si gila,
tercangok di kaki lima
tersenyum simpuh melihat kita
menongkat dagunya dan ketawa
melihat kita, ditelan kemewahan dusta
berkata seperti waras
”kamu mewah,mewah bawa leka,leka bawa sesat,sesat tak setanding aku”
"Baru,
Lebih sedikit,angkat telunjuk
Lebih sedikit,angkat suara
Lebih sedikit,angkat hidung
Lebih sedikit,angkat dada"
Kita lupa kita siapa agaknya.dia yang waras atau kita yang gila.
No comments:
Post a Comment